telusur.co.id - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ke sektor olahraga yang memiliki tingkat risiko tinggi. 

MoU ditandatangani oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro dan Ketua Umum KONI, Marciano Norman, di Plaza BPJamsostek, Jakarta. Senin, (22/2/2026).

Perlu diketahui, pelaku olahraga seperti atlet, pelatih, wasit, dan tenaga pendukung olahraga lainnya, merupakan kelompok pekerja yang sangat rentan terhadap risiko saat menjalankan pekerjaannya. Risiko cedera saat latihan maupun pertandingan, serta potensi dampak sosial ekonomi di masa depan, menjadi tantangan yang perlu diantisipasi melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang memadai.

Melalui kerja sama ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama KONI sepakat melakukan sosialisasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pelaku olahraga di seluruh Indonesia. Selain itu, kedua belah pihak juga berkomitmen mendorong perluasan cakupan kepesertaan agar semakin banyak insan olahraga yang terlindungi.

"Melalui sinergi dengan KONI, BPJS Ketenagakerjaan memberi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para atlet, pelatih, wasit, dan seluruh ekosistem olahraga, sehingga mereka dapat lebih fokus menciptakan prestasi serta menyongsong masa depan yang lebih baik dengan rasa aman," ujar Pramudya Iriawan Buntoro.

Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Muhammad Zulkarnaen menyampaikan, kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat perlindungan bagi insan olahraga, tidak hanya saat aktif bertanding, tetapi juga untuk masa depan mereka. 

"Kami akan berkolaborasi lebih lanjut dengan KONI Kota Surabaya serta akan bersama sama turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan edukasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh ekosistem olahraga di bawah naungan KONI agar seluruh atlet di wilayah Surabaya dapat terdaftar di program BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Izul, sapaan akrabnya. (hari/ari)