telusur.co.id - Partai Golkar sudah menetapkan nominasi bakal calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun ini. 

Setidaknya (Dewan Perwakilan Daerah) DPD Partai Golkar Jawa Timur sudah menyeleksi lima nama di masing-masing daerah yang akan diusulkan ke Dewan Perwakilan Pusat. Proses penjaringan langkah awal untuk menyeleksi representasi ketokohan di masing-masing daerah. 

Nama-nama yang sudah mengantongi dukungan dari partai berlogo beringin ini diberikan surat tugas, yang bersifat sementara. 

Artinya kandidat yang telah mendapatkan surat tugas diijinkan untuk bergerak mengumpulkan dukungan dari partai politik lain. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung selaku Waketum DPP Bidang Pemenangan Pemilu (BAPILU) Partai Golkar. 

“Untuk sementara, kami memberikan surat tugas kepada nominasi yang akan bertarung di Pilkada serentak, dengan harapan mereka dapat mulai bergerak menghimpun dukungan. Karena bersifat sementara, tentu ada hal-hal yang perlu diperhatikan dan ditunjukkan perkembangannya oleh para kandidat. 

Perlu kami ingatkan, bahwa keputusan final terkait surat rekomendasi resmi ada di DPP, dengan mengamati pertimbangan utama elektabilitas dan hasil survei internal setiap kandidat,” terangnya pada keterangan tertulisnya. Senin, (23/3/2020).

Melalui Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, M. Sarmuji mengkonfirmasi dengan surat tersebut calon yang bersangkutan dianggap memenuhi persyaratan untuk diberikan surat rekomendasi, dan tentunya dapat dijadikan modal untuk menjalin komunikasi dan merangkai koalisi. ‘

“Poinnya adalah, nama-nama yang mendapatkan surat tugas perlu membuktikan diri dalam perjalanannya, sambil menunggu turunnya rekomendasi dari DPP. 

Bukan tidak mungkin, nama-nama yang mendapatkan surat tugas tidak muncul dalam surat rekomendasi. Karena itu kewenangan dari pusat,” tegas Anggota DPR RI tersebut.

Sarmuji menambahkan, dengan belum turunnya surat rekomendasi untuk beberapa daerah di Jawa Timur yang akan melaksanakan Pilkada serentak, akan menarik untuk disimak bagaimana dan siapa yang akan mendapatkan dukungan dari Partai Golkar. 

“Mengingat dinamika dan perkembangan politik di Jawa Timur bisa dijadikan sebagai barometer politik nasional, dan sebagai momen untuk menguji mesin politik partai berlogo beringin ini. DPD Golkar Jatim menargetkan meraih kemenangan 60% dalam Pilkada serentak di 19 kota dan kabupaten,” tuturnya. (ari)